Sekolah Milik Semua Anak Bangsa

Oleh: HENDRA SUGIANTORO
Dimuat di Surat Pembaca LAMPUNG POST, Minggu 24 Juli 2011

Tahun ajaran baru 2011/2012 menjelang. Siswa-siswa sekolah akan menghadapi hari-harinya untuk menuntut ilmu dan mengembangkan kemampuan. Hampir setiap tahun persoalan mahalnya biaya sekolah mengemuka. Untuk memasuki dunia sekolah tampaknya bukan perkara mudah. Meskipun pihak sekolah dilarang melakukan pungutan-pungutan, namun kenyataan kerapkali berbeda. Kasus penarikan biaya dari pihak sekolah perlu aturan tepat dan tindakan tegas demi terwujudnya akses pendidikan bagi semua anak bangsa.


Pada dasarnya, pendidikan tak mengenal kastanisasi. Baik yang kaya maupun yang miskin berhak mendapatkan pendidikan formal di bangku sekolah. Setiap anak bangsa dari kalangan mana pun berhak mengembangkan kemampuan dan kapasitas dirinya melalui penyelenggaraan pendidikan formal yang berkualitas. Konstitusi telah menegaskan hal tersebut. Maka, tak ada dalil yang bisa diterima jika masih ada anak bangsa tak mampu bersekolah atau putus sekolah di tengah jalan. Negara harus menjamin terselenggaranya proses pendidikan di sekolah tanpa mendiskriminasikan siswa. Lebih dari itu, kita berharap agar sekolah benar-benar mendidik siswa menyadari dirinya sebagai makhluk Tuhan. Siswa juga menyadari perlunya mengambil peran sejarah membangun dan berkontribusi positif dalam kehidupan. Wallahu a’lam.

HENDRA SUGIANTORO

Anggota Writing Revolution (WR)


0 komentar: